Beranda » INFO » APA ITU NO. PO & NO. LOT

APA ITU NO. PO & NO. LOT

Kita melihat nomor lot diterapkan pada banyak produk yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari perlengkapan mandi, farmasi/ obat-obatan hingga produk makanan, minuman, tekstil, elektronik, kosmetik, sepatu, mainan, dan lain-lain.

Perusahaan yang berbeda memiliki cara yang berbeda untuk menetapkan nomor lot, tetapi umumnya terdapat kode yang membantu produsen mengidentifikasi informasi tentang produk mereka, seperti bahan yang digunakan untuk membuatnya, dari mana asalnya, kapan diproduksi, dan — jika mudah rusak — kapan produk tersebut akan kedaluwarsa.

Lot number adalah hal yang sangat penting dalam pengelolaan manajemen persediaan (stok) produk salah satunya untuk industri yang bergerak di bidang tekstil. Penerapan penggunaan lot number dalam pengelolaan persediaan sehubungan dengan standar kualitas dan penelusuran product history di Amerika.

 

Apa Itu Lot Number/ No. Lot?

Bagi orang – orang produksi, istilah lot number merupakan istilah yang sangat umum digunakan yang memiliki arti yaitu kode unik berisi data penting yang ditetapkan oleh produsen ke sejumlah barang yang mereka produksi dalam jangka waktu yang sama, menggunakan bahan yang sama dan hasilnya identik.

Quantity (jumlah) dalam satu lot number biasanya selalu tetap dari satu waktu ke waktu, misal 1lot kain soft lexus 1.400yard maka setiap produksi kuantiti per lot kain tersebut adalah selalu 1.400yard. Jika konsumen ingin memesan (PO= Pre- Order) kain dengan warna pilihan sendiri, maka kuantiti per (satu) warna adalah 1lot, misalnya kain Soft Lexus maka jumlah panjang kain 1.400yard/ per warna (1 lot). Sedangkan untuk jenis kain lainnya, misal Arabeschi kain sifon maka jumlahnya 3.000 per lotnya.

 

Apakah No. Lot sama dengan No. Batch?

Ya.  Nomor lot sering disebut dengan nama yang berbeda, termasuk, nomor batch (umumnya digunakan di Inggris), nomor kode, atau kode lot.

 

Apa itu No. PO (Purchase Order)?

Penggunaan istilah lot number tidak terbatas hanya kepada area produksi tertentu saja, namun istilah ini juga dapat digunakan pada area purchasing (pembelian), dikenal dengan istilah No. PO singkatan dari Nomor Purchase Order. Setiap pengiriman dari supplier biasanya diberi informasi berupa nomor PO sehingga ketika terjadi masalah kualitas, barang tersebut dapat ditelusuri berdasarkan informasi penting mengenai produk yang dibeli sesuai No. PO-nya seperti jumlah barang, harga barang, dan lain-lainnya.

Contoh: Konsumen membeli kain secara PO jenis Soft Lexus dengan warna pilihan sendiri dengan rincian sebagai berikut,

  1. Soft Lexus warna Merah butuh 5000yard maka pesan 4lot, artinya 1400yard X 4lot jadi estimasi hasil produksi adalah sekitar 5600yard.
  2. Soft lexus warna Hijau butuh 3500yard maka pesan 3lot, artinya 1400 X 3lot jadi estimasi hasil produksi adalah sekitar 4200yard.

Kain akan diproduksi secara fresh order (pesanan baru) jadi semua gulungannya akan memiliki 1 No. PO yang sama, sementara No. Lot nya untuk kain Soft Lexus warna merah ada 4 No. Lot (1, 2, 3, dan 4) dan untuk kain Soft Lexus warna hijau ada 3 No. Lot (1, 2, dan 3).

  1. Soft Lexus warna Merah maka stiker di gulungannya memiliki No. PO 82/ No. lot 1, No. PO 82/ No. lot 2, No. PO 82/ No. lot 3, No. PO 82/ No. lot 4
  2. Soft Lexus warna Hijau maka stiker di gulungannya memiliki No. PO 82/ No. lot 1, No. PO 82/ No. lot 2, No. PO 82/ No. lot 3

Jika konsumen membeli kain gulungan dalam jumlah banyak hingga ratusan yard atau lebih dan terutama bila pesan secara PO maka pastikan No. PO dan No. Lotnya sama.

Jika semua gulungannya memilik No. PO yang berbeda-beda artinya kain tidak diproduksi secara fresh order (pesanan baru) melainkan berasal dari beberapa waktu yang berbeda maka patut dicurigai bahwa kain tersebut merupakan kain sisa produksi di pabrik/ sisa pesanan konsumen garmen/ sisa pesanan ekspor/ limbah tekstil kemasan ulang (repacked).

 

Apa Fungsi no. Lot dan No. PO?

  1. Bagi Perusahaan
    Penerapan sistem lot number dalam aktivitas kegiatan bsinis merupakan salah satu wujud komitmen dalam upaya peningkatan kualitas, menyediakan informasi stock yang lebih akurat, mempertahakan merek, efisiensi, dan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. No. lot berguna untuk mengetahui jumlah produk yang diterima, membantu dalam pelaporan, kontrol kualitas, atau info lainnya. Ketika ditemukan masalah, dengan memahami kelompok mana (No. Lot) yang terpengaruh masalah, maka memudahkan tim investigasi dalam mengidentifikasi masalah dan menentukan hal-hal seperti: dari mana suku cadang atau bahan untuk lot itu berasal, apakah batch lain mungkin terpengaruh, siapa petugas QC-nya, dan berbagai info lainnya. Sehingga dengan data tersebut, perusahaan dapat menentukan langkah yang tepat untuk mengatasi permasalahan.
  2. Bagi Konsumen
    Mengetahui dan memahami mengenai fungsi / data No. Lot dan No. PO pada gulungan kain merupakan hal yang sangat penting bagi konsumen. Dengan memahami dan mengetahui data No. Lot dan No. PO produksi kain maka konsumen dapat menentukan bagaimana mengintervensi bahan saat proses jahit di garmen untuk meningkatkan efisiensi produksi agar menghemat waktu, tenaga, dan biaya.

 

Ketentuan Jual Beli Kain Tekstil (Term of Conditions)

1. To be cut & sewn only with pieces of same dye lot number
Artinya Konsumen hanya diperbolehkan memotong dan menjahit kain dari gulungan yang sama atau gulungan kain lainnya dari No. Lot dan No. PO (waktu produksi) yang sama. Bahan gulungan atau potongan kain dari No. PO dan No. Lot pewarna yang sama dipahami memiliki warna yang sama dan dianggap cocok bila dipotong dan dijahit bersamaan.

Adanya sedikit perbedaan suhu, waktu pencelupan dan faktor lainnya dapat menghasilkan variasi shade yang berbeda meskipun formula pewarnanya konsisten.

Jika hal ini tidak memungkinkan, maka konsumen disarankan untuk terlebih dahulu membandingkan sampel dari lot pewarna (No. PO dan No. Lot) yang berbeda untuk menjaga konsistensi guna menghindari perbedaan warna yang tidak diinginkan. Warna yang dikontrol keidentikannya oleh pihak manufaktur adalah warna kain antar lot (batch) dari No. PO (waktu produksi) yang sama.

2. No responsibilty accepted after cut
Artinya Pastikan kain (jenis, warna, dan ukuran) yang diterima sudah sesuai dengan format order karena komplain tidak akan diproses jika kain sudah dipotong.

 

Intervensi

Kami in syaa Allah berkomitmen untuk memastikan agar kain gulungan yang dibeli oleh konsumen memiliki No. PO dan No. Lot yang sama sesuai stok gudang kami agar efisiensi produksi konsumen lebih tinggi (bisa menjahit semua gulungan bersamaan), misal konsumen membeli kain Mina berwarna hitam sebanyak 2rol, maka kami akan berusaha mencarikan 2rol dengan No. PO dan No. Lot yang sama, perhatikan gambar dibawah ini sebagai contoh: yang bertinta merah keterangan didalam kurung No. PO 17 dan Np. Lot 2 semua dengan rincian 54 yard +53 yard.

 

APA ITU NO. PO & NO. LOT | KAINABAYA

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.